Cegah Anemia Sejak Remaja: Mahasiswi THP Gerakkan Penyuluhan Gizi di SMK Annuqayah

Guluk-Guluk — Mahasiswi Program Studi Teknologi Hasil Pertanian angkatan 2023 menggelar penyuluhan bertajuk Cegah Anemia Sejak Remaja: Mahasiswa THP Gerakkan Penyuluhan Gizi di SMK Annuqayah, Rabu (16/7), sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan remaja, khususnya remaja putri.

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan siswi SMK Annuqayah dan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang anemia, penyebabnya, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan sejak dini. Mahasiswa menyampaikan materi secara interaktif, didukung dengan media visual, diskusi kelompok, dan pembagian leaflet edukatif.

Dalam penyuluhan tersebut, para mahasiswa menjelaskan bahwa anemia pada remaja putri kerap disebabkan oleh kurangnya asupan zat besi, pola makan yang tidak seimbang, dan kebiasaan melewatkan sarapan. Dampaknya tidak hanya pada fisik, tetapi juga pada konsentrasi belajar, daya tahan tubuh, dan produktivitas.

“Remaja putri merupakan kelompok yang rentan mengalami anemia, terutama karena kebutuhan zat besi yang meningkat saat masa pertumbuhan dan menstruasi. Oleh karena itu, penting bagi mereka untuk mengenal gejala dan cara mencegah anemia sejak dini,” ujar Musrifah, koordinatir pelaksana kegiatan sekaligus mahasiswa semester 4 Teknologi Hasil Pertanian.

Para siswi juga diajak untuk mengenal berbagai sumber makanan kaya zat besi, seperti sayuran hijau, hati ayam, dan kacang-kacangan, serta pentingnya mengonsumsi vitamin C untuk membantu penyerapan zat besi. Penyuluhan juga menyentuh pentingnya gaya hidup sehat, termasuk istirahat cukup dan olahraga teratur.

Pihak SMK Annuqayah menyambut baik kegiatan ini. “Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari mahasiswa Teknologi Hasil Pertanian yang telah memberikan edukasi penting bagi siswi kami. Anemia sering dianggap sepele, padahal bisa berdampak besar pada prestasi dan kesehatan,” ungkap salah satu guru pendamping.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan foto bersama. Mahasiswa berharap kegiatan serupa bisa dilanjutkan secara rutin dan menjangkau lebih banyak sekolah di wilayah sekitar.